Advokasirakyat.id – Senator Aceh DPD RI H. Fachrul Razi, MIP meminta Kapolda Aceh untuk dapat membebaskan segera mahasiswa yang saat ini masih berada di Kapolresta Banda Aceh. Aksi demonstrasi ini dilakukan dalam rangka memperingati 14 tahun peringatan MoU Helsinki, pada hari kamis, 15 Agustus 2019.

Kelima mahasiswa yang saat ini masih diproses hukum oleh Kapolresta Banda Aceh adalah Rizki (Presiden UIN), Ikhwanul Fuad (UIN), Lukmannul Hakim (UIN), Zubaili (IAIN Malikusaleh), Sabar (Wapres Unimal).

Menurut Fachrul Razi yang juga pimpinan Komite I DPD RI membidangi Hukum, Politik dan Pemerintahan mengatakan bahwa aksi demontrasi yang dilakukan oleh beberapa elemen mahasiswa dari kampus-kampus di Aceh merupakan hak kebebasan berekpresi secara demokrasi dan harus disingkapi secara positif dan tidak emosional.

“Saya pikir ini aksi mahasiswa yang harus direspon positif dan demokratis, tidak perlu ada penahanan maupun upaya memproses hukum seakan-akan mereka melakukan kesalahan,” jelas Fachrul Razi

Dirinya berharap, agar pihak kepolisian dapat memperlakukan mahasiswa Aceh untuk dikembalikan ke rumah masing-masing tanpa harus di proses hukum karena dalam rangka memperingati 14 Tahun Perdamaian Aceh, keinginan rakyat Aceh masih banyak permaslaahan yang belum selesai dan akan menjadi akumulasi yang lebih masif jika direspon dengan penahanan.

“Saya pikir masalah ini tidak perlu disingkapi dengan penahanan, dan ekspresi politik mahasiswa harus kita apresiasi, dua hari lagi kita memperingati 17 Agustus hari kemerdekaan, dan ini tidak baik jika ada mahasiswa yang ditahan,” jelas Fachrul Razi.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *