achehnese.com. Banda Aceh – Pengurus Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh, meminta temuan diduga bom yang terikat bendera Bulan Bintang tidak dikaitkan dengan mereka. Peristiwa tersebut dicurigai adalah ulah oknum tak bertanggung jawab. Juru Bicara DPA Partai Aceh, Muhammad Saleh, mengatakan, Partai Aceh tidak memiliki kepentingan apa pun dengan kejadian tersebut, Partai Aceh mulai dari pimpinan hingga jajarannya di tingkat Desa tetap komit menjaga dan merawat perdamaian di Aceh.“DPA Partai Aceh, mengutuk keras tindakan oknum tertentu yang sengaja merusak perdamaian abadi di Aceh, untuk tujuan dan maksud tertentu. Siapa pun pelakunya,” kata Muhammad Saleh, Minggu (21/6) menyikapi temuan bom yang terikat dengan bendera Bulan Bintang itu. Menurutnya, ada indikasi perbuatan oknum tertentu sebagai pengalihan isu terhadap berbagai masalah kemiskinan dan pengangguran yang terjadi di Aceh. Termasuk transparansi pengunaan dana COVID-19 serta berbagai kasus berindikasi dugaan praktik korupsi, yang saat ini menjadi konsentrasi dari aparat penegak hukum di jajaran Polda Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait dugaan bom rakitan, DPA Partai Aceh meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas temuan itu. Salah satunya, dengan membuka sejumlah CCTV yang ada di sekitar TKP sehingga kasus ini adanya titik terang. “Itu sebabnya, DPA Partai Aceh menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk mengusutnya secara tuntas,” ujarnya. Selain itu, soal adanya bendera Bulan Bintang, kata Muhammad Saleh, hal itu bukan sesuatu yang luar biasa karena dinilai bisa saja dilakukan oleh oknum tertentu dengan maksud dan tujuan untuk menyudutkan Partai Aceh dan KPA. “Karena itu, jangan kemudian dikait-kaitkan dengan Partai Aceh,” pungkasnya. Polresta Banda Aceh mengamankan selembar bendera Bulan Bintang yang dikibarkan dengan cara digantung pada jembatan Fly Over, Simpang Surabaya, Banda Aceh, Minggu (21/6). Saat ditemukan, bendera tersebut terikat dengan tali menggunakan benda diduga bom sebagai alat pemberat. (Redaksi)

Sumber: m.kumparan.com

By Haris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *