achehnese.com, Banda Aceh, Koordinator Koalisi Aceh Bermartabat (KAB), Muzakir Manaf mengumpulkan para pimpinan atau ketua partai politik lokal dan nasional yang tergabung dalam Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Minggu (21/6/2020) malam.

Mualem dan sejumlah petinggi partai dalam KAB jilid dua tersebut duduk bersama tadi malam dengan tema halal bi halal yang digagas oleh para petinggi partai dalam koalisi itu.

Kegiatan pertemuan itu, menurut Ketua DPRA, H Djamaluddin yang didapuk sebagai ketua panitia, sebagai ajang silaturahmi para petinggi dan kader partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Aceh Bermartabat.

Pertemuan silaturahmi dalam suasana Bulan Syawal itu dihadiri oleh semua pimpinan partai yang tergabung dalam KAB, Muzakir Manaf atau Mualem (Ketua Partai Aceh), TA Khalid (Gerindra), Ghufran Zainal Abidin (PKS), T Hasbullah (PAN), Hendri Yono (PKPI), Samsul Bahri (PNA), Muhammad Nazar (SIRA).

Selain itu, para pengurus teras partai dalam KAB juga hadir, termasuk Sekjen PA, Abu Razak, dan hampir semua anggota DPRA dari koalisi tersebut.

Silaturahmi tadi malam bisa disebut agenda perdana koalisi yang digagas Partai Aceh selama hampir tiga bulan terakhir setelah Aceh dilanda pandemi Covid-19.

Pertemuan politik malam ini juga bisa disebut agenda politik pertama di Aceh oleh KAB setelah hampir beberapa bulan terakhir tidak ada agenda dari sejumlah partai politik di Aceh.

Ketua DPRA, Dahlan Djamaluddin yang juga Ketua Panitia dalam sambutannya mengatakan, kegiatan halal bi halal tersebut adalah ajang silaturahmi para petinggi dan kader partai lokal dan nasional yang tergabung dalam KAB.

“Acara masih dalam semangat syawal, memperingati bulan syawal di mana sebagaimana kita ketahui kita sedang Covid-19. Selama Covid tidak bisa bersilaturahmi,” kata Mualem.

Dalam kesempatan itu, Djamaluddin juga mengatakan, dalam menjaga amanah rakyat para kader partai dalam KAB perlu mendapatkan arahan, petunjuk, dan kebijakan-kebijakan terkait dengan program kegiatan, agenda politik parlemen.

“Kami tentu tunduk dan patuh, harus menjalani agenda yang harus kami jalankan terkait sikap poltik yang harus kita jalankan terkait dengan agenda implementasi perdamaian, masih banyak PR yang menjadi tugas tanggung jawab kita. Makanya kami perlu arahan dalam silaturahmi ini,” pungkas Dahlan.(redaksi)

sumber: aceh.tribunnews.com

By Haris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *