Oleh: Afrizal, SH (Tokoh Pemuda Bireuen)

Muzakir Manaf atau Mualem terlibat dalam perjuangan Aceh bersama GAM sejak usia muda. Sejak 1986 hingga 1989, bersama beberapa pemuda Aceh pilihan lainnya, Mualem dikirim ke Libya untuk mengikuti pendidikan militer di Camp Tazura.

Dari tahun 1998 hingga 2002, Mualem dipercaya menjadi Panglima GAM Wilayah Pase, lalu menjadi menjadi Panglima GAM sejak 2002 hingga 2005. Selain Ketua Umum Partai Aceh (PA), dia juga Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra untuk Provinis Aceh.

Mualem sosok karisma yang bijak dan berwibawa, tampa menyerah dalam memperjuangan hak aceh dalam menyelesaikan butir Muo Helsingki. Dan tidak peduli siapa lawan yang dihadapinya.

Karena terlalu prihatin terhadap permasalahan aceh yang belum selesai sampai saat ini, maka tekan dan usaha beliau tidak pernah lelah dalam berbuat untuk mewujudkan impiannya, untuk aceh lebih maju dan berjaya dimasa yang akan datang.

Sosok Mualem dikenal sebagai sosok yang tak banyak bicara. Karena yang kita kerjakan yang pasti pasti saja untuk kesejahteraan masyarkat aceh dan tidak mau membuat masyarakat kita bingung dalam menghadapi suatu permasalahan.

Menurut saya lihat sosok mualem yang sangat iklas dalam hatinya dan tidak ada sedikit pun rasa untuk kepentingan diri sendri, walau ada mengeluarkan stekmen2 bermacam-macam, tapi beliau tetap menghadapi dengan pikiran yang tenang dan bukan dengan emosional.

Beliau tegas dalam menagampi semua masalah, karena kita tau bahwa maulem terlatih militer dg baik dilibya maka wajar beliau sangat tegas dan disiplin.

By Haris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *