Advokasirakyat.id | Sigli – Terkait polemik dicoretnya Tgk H Abdul Manaf oleh KIP Pidie dari daftar penetapan kursi DPRK Pidie dengan dalil masih menerima honor dari Forum Kerukunan Ummat Beragama dari Badan Kesatuan Badan dan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Pidie dinilai sangat tidak profesional, Senin (12/8).

Dalam hal ini Muhammad Zaldi mengatakan bahwa “KIP Pidie sangat tidak berkualitas, komisi A DPRK pidie menetapkan KIP yang tidak profesional, dalam hal ini juga Panitia seleksi merekomendasikan orang-orang yang mempermainkan aturan yang sudah berlaku.” imbuhnya.

Dia juga menambahkan “Kesalahan ini merupakan tanggungjawab pihak-pihak yang menetapkan para komisioner KIP Pidie, bagaimana mungkin proses pemilu yang jurdil (jujur dan adil) dapat berjalan dengan baik tanpa menjunjung profesionalitas? DKPP harus memberikan sanksi tegas kepada KIP Pidie.”

“Bahkan ketika Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Pidie memerintahkan KIP Pidie untuk menetapkan Tgk H Abdul Manaf sebagai caleg terpilih DPRK Pidie pemilu 2019 malah dianggap memihak, padahal memang sudah sewajarnya Panwaslih sebagai panitia pengawas pemilihan menerima laporan-laporan apabila ada yang dirugikan ketika proses pemilu berlangsung.” tambah Zaldi.

“Jika polemik ini terus-menerus menerima pembelaan dari semua pihak terkait, maka problem ini dijamin tidak akan pernah selesai. Penetapan siapa yang berhak duduk sebagai wakil rakyat Pidie pada periode 2019-2024 harus diselesaikan sesuai dengan apa yang sudah dipilih oleh rakyat pidie.

Jika memang Tgk H Abdul Manaf tidak berhak menjadi Anggota Dewan Terpilih sebab masih menerima honor dari Kesbangpollinmas Pidie, mengapa KIP meloloskan beliau pada saat proses administrasi? Ini saya rasa adalah sebuah kejanggalan atau mungkin KIP Pidie tidak paham.” Sambungnya.

“Pemilu 2019 sudah usai beberapa bulan lalu, tak perlulah rasanya membuat gaduh lagi. Yang sudah terpilih biarkan terpilih, masyarakat dapil 1 yang meliputi kecamatan Kota Sigli, Pidie, Grong-grong dan Mila sudah memilih Tgk H Abdul Manaf hingga memperoleh suara sah 779 dan merupakan suara tertinggi di Partainya PDA. Jangan sampai gara-gara ketidakprofesionalam KIP Pidie malah membuat kesenjangan diinternal PDA.” tutup Zaldi. (Alja/Rls)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *