achehnese.com. Banda Aceh- Pesta Demokrasi di Aceh yang akan dilaksanakan pada tahun 2022 nantinya, saat ini sudah mulai terasa hangat, dimana dua partai lokal besar besutan GAM di Aceh berencana bersatu memperebutkan pucuk kepemimpinan di Pemerintahan Aceh.

Disela-sela kerjanya saat dijumpai tim achehnese.com Ketua Umum Partai Nanggro Aceh (PNA), Samsul Bahri alias Tiyong menyambut baik niat Mualem muzakir Manaf menyatukan parlok di Aceh dalam sebuah koalisi. Tiyong berharap PA dan PNA memiliki Visi dan Misi yang sama dalam membangun Aceh.

Kita sangat setuju gagasan Mualem. Yang kita inginkan pertama adalah bersatunya kembali kombatan GAM di bawah satu komando,” ungkap Tiyong yang juga merupakan mantan Panglima Gam Daerah I Batee Iliek ini.

Samsul Bahria Alias Tiyong menambahkan, pihaknya siap mengusung Mualem Muzakir Manaf menjadi Calon Gubernur Aceh pada pilkada nantinya, dan mengenai calon pendamping tentunya akan melalui sebuah proses seleksi sebaik mungkin, baik dari kalangan Ulama maupun alim ulama, sebutnya.

“Bersatunya kembali partai lokal tersebut diharapkan dapat kembali memperkuat barisan dalam membangun Aceh. Salah satunya adalah kembali untuk saling memperjuangkan segala bentuk kekhususan Aceh yang terganjal di pusat. Pasalnya, saat kedua kubu parlok itu bersikap, diharapkan dapat membangun rasa semangat dan kepercayaan pemerintah pusat terhadap masa depan baik menjadi lebih baik dan bermartabat, kata tiyong. (Redaksi)

By Haris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *